RSS

Contoh Jurnal Perancangan SI Pendataan Dosen




PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PENDATAAN DOSEN FAKULTAS ILMU SOSIAL di UNIVERSITAS NEGERI MEDAN
Nurdania Dalimunte
Prodi Teknik Teknik Informatika, Fakultas Teknik
Universitas Malikussaleh (UNIMAL) 
Aceh Utara
Email : nurdania.dalimunte@yahoo.com


ABSTRAK
Sistem informasi adalah suatu sistem di dalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian yang mendukung fungsi operasi organisasi yang bersifat manajerial dengan kegiatan strategi dari suatu organisasi untuk dapat menyediakan kepada pihak luar tertentu dengan laporan-laporan yang diperlukan (Tata Sutabri, 2004).
Adapun tujuan penelitian ini adalah, membuat sebuah aplikasi pendataan dosen pada Perguruan Tinggi Negeri, membuat rancangan sistem informasi pada Perguruan Tinggi. Dalam pembuatan jurnal ini kami menggunakan metode Field Research melalui wawancara dan pengamatan, dan penelitian perpustakaan . Untuk mengimbangi perkembangan harus dipersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai sehingga benar benar dapat memanfaatkan jasa komputer tersebut dalam kegiatan sehari hari sehingga kehadiran computer tersebut dapat dikatakan sangat bermanfaat bagi kemajuan teknologi.
Kata kunci : Sistem Informasi, Metode penelitian Field research.
ABSTRACT

The information system is a system within an organization that brings the need for daily transaction processing functions that supports the organization's managerial operations with strategic activities of an organization to be able to provide to outside parties certain required reports (Tata Sutabri, 2004).
The purpose of this study is, to create a data collection application lecturer at the State University, makes design of information systems at universities. In making this journal we use the method of Field Research through interviews and observations, and research libraries. To balance the development must be prepared Human Resources (HR) has sufficient knowledge
and skills so that it can properly utilize the services of the computer in day to day activities so that the presence of the computer can be said to be very beneficial to the advancement of technology.
Keywords: Information Systems, Field research methods research




BAB I
Pendahuluan
1.1  Latar Belakang
Perguruan tinggi merupakan suatu lembaga yang perlu mengetahui tingkat produktivitas dan kemajuan serta aktivitas yang terjadi pada perguruan tinggi tersebut. Oleh karena itu dalam perguruan tinggi tersebut diperlukan sebuah sistem informasi yang dapat mengolah berbagai macam data yang ada. Sistem Informasi pendataan dosen merupakan perangkat lunak yang mampu membantu para staf karyawan dalam mendata dosen yang ada di perguruan tinggi tersebut. Belum ada nya sistem pendataan dosen diuniversitas tersebut membuat para staf karyawan susah dalam mendataan dosen secara tepat dan akurat, maka dari itu dengan ada nya sistem informasi tersebut dapat menyelesaikan masalah masalah yang ada.
Sistem kerja komputer dapat mengakses data dengan mudah, sepertimencari data, mengedit, menghapus dan mengolah data. Pemanfaat komputer sudah demikian  luasnya dan mencakup segala bidang kegiatan manusia baik itu kegiatan pendidikan, perkantoran dan sebagainya. Baik di instansi pemerintahan maupun swasta. Untuk mengimbangi perkembangan tersebut harus dipersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai sehingga benar benar dapat memanfaatkan jasa komputer tersebut dalam kegiatan sehari hari sehingga kehadiran komputer tersebut dapat dikatakan sangat bermanfaat bagi kemajuan teknologi.
Berdasarkan pemikiran tersebut maka saya menyusun sebuah laporan kerja praktek ini dengan judul ‘ perancangan sistem informasi pendataan dosen Fakultas Ilmu Sosial di Universitas Negeri Medan ’.
1.2  Perumusan Masalah

Dalam penulisan laporan kerja praktek ini yang terjadi perumusan masalah adalah sebagai berikut :
a.     Bagaimana sistem informasi pendataan dosen pada Universitas Negeri Medan .

1.3  Batasan Masalah

Dalam penulisan laporan kerja praktek diatas membatasi ruang lingkup permasalahan adalah sebagai berikut :
a.     Analisa sistem dari pendataan dosen pada Universitas Negeri Medan.
b.    Rancangan sistem pendataan dosen pada Universitas Negeri Medan.

1.4  Tujuan Penulisan

Adapun tujuan penelitian ini adalah:
a.     Membuat sebuah aplikasi pendataan dosen pada Perguruan Tinggi Negeri
b.    Mengetahui sejauh mana penerapan sistem informasi pendataan dosen pada Perguruan Tinggi Negeri Universitas Negeri Medan
c.     Membuat rancangan sistem informasi pada Perguruan Tinggi Negeri Universitas Negeri Medan
d.    Merancang aplikasi pendataan dosen pada Perguruan Tinggi Negeri

1.5  Metode Penulisan

Dalam menyelesaikan sebuah penulisan laporan kerja praktek ini, maka penulis mengambil dan mengumpulkan bahan dari berbagai sumber materi selama melaksanakan kerja praktek lapangan diantaranya:
a.     Field reseacrh (penelitian lapangan) yaitu melalui pengamatan langsung dalam kegiatan sehari hari pada Perguruan Tinggi Negeri Universitas Negeri Medan. Maka disini penulis menempuh teknik sebagai berikut :
1.     Melalui wawancara (interview) yaitu:
Bertanya langsung pada pegawai pegawai pada instansi  Perguruan Tinggi Negeri Universitas Negeri Medan.
2.     Pengamatan (observasi)
Mengadakan pengamatan langsung dilapangan pada bagian bagian yang mendukung penyusunan laporan sebagai kelengkapan dalam penyelesaian laporan kerja praktek ini.
b.    Study Literatur (penelitian perpustakan ) yaitu melalui penelitian dengan cara membaca buku buku dan ketentuan di perpustakaan yang berhubungan dengan pembahasan materi penelitian ini.
BAB II
GAMBARAN UMUM
2.1 Riwayat Singkat
Universitas Negeri Medan berdiri pada 23 Juni 1963 dengan nama Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) Negeri Medan.
Pada tahun 1956 beberapa tokoh pendidikan di Sumatera Utara membuka Perguruan Tinggi pendidikan Guru (PTPG). Gagasan ini disponsori oleh Prof. Ani Abbas Manopo, SH., yang pada waktu itu menjabat Dekan Fakultas Hukum dan Pengetahuan Masyarakat Universitas Sumatera Utara (USU), G. Sianipar, Kepala Inspeksi Pendidikan Masyarakat dan R.M. Simanjuntak, Direktur SMA Negeri 1 Medan. Perubahan IKIP Medan menjadi Universitas dimaksudkan sebagai upaya peningkatan mutu penyelenggaraan Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK). Perubahan ini pada gilirannya ditempatkan sebagai upaya untuk meningkatkan mutu lulusan yang dipandang relevan untuk menjawab kebutuhan pembangunan di berbagai bidang.
2.2 Tugas dan Fungsi
Tugas-tugas Pussis-Unimed  adalah melakukan studi-studi terhadap Sejarah dan Ilmu Sosial yang sesuai dengan norma-norma akademik, sistematis dan professional yang dapat dipertanggungjawabkan yang selaras dengan perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi. Sedangkan fungsinya adalah menjadi sumber informasi akademik terutama dalam studi Sejarah dan Ilmu Sosial.
Tugas Pokok
  1. Mendukung pencapaian visi dan misi Universitas Negeri Medan yakni Menjadi Universitas yang Unggul dalam bidang Pendidikan, Industri dan Pariwisata, melalui penyelenggaranaan studi dan penelitian, studi wisata sejarah maupun penulisan buku dan jurnal.
  2. Mendorong laju peningkatan kualitas dan kuantitas penelitian sejarah dan ilmu-ilmu sosial di Universitas Negeri Medan.
  3. Menyelenggarakan tugas-tugas dan program akademis seperti penelitian dan kegiatan ilmiah lainnya seperti seminar, focus discusión group, ceramah, bedah buku untuk pemutakhiran ilmu pengetahuan sejarah dan ilmu-ilmu sosial lainnya.
  4. Melaksanakan, menghasilkan dan menyebarluaskan hasil penelitian sejarah dan ilmu sosial kepada masyarakat.
  5. Melaksanakan penulisan dan penyusunan buku yang relevan dengan ilmu sejarah dan ilmu-ilmu sosial.
  6. Mempublikasikan hasil penelitian kepada masyarakat
  7. Membuat evaluasi program kegitan yang telah dilaksanakan per tahun.
  8. Membantu Lembaga Penelitian memberi pertimbangan terhadap usulan pembuatan proposal Penelitian Sejarah dan Ilmu-ilmu Sosial yang diajukan ke berbagai sumber/penyandang dana.
Fungsi
  1. Sebagai Unit Pelaksana Teknik (UPT) terutama dalam kegiatan penelitian/pengkajian Sejarah dan Ilmu-Ilmu Sosial
  2. Sebagai wadah bagi para dosen Sejarah dan Ilmu-ilmu Sosial baik dosen señior maupun junior dalam meningkatkan dan mengembangkan kemampuan manulis ususlan penelitian yang berkualitas dan sekaligus menjadi peneliti terbaik di bidangnya
  3. Sebagai wadah dosen Sejarah dan Ilmu-ilmu Sosial untuk mendapatkan informasi penelitian di bidang bahasa, seni dan pengajarannya
  4. Sebagai wadah untuk membangun budaya meneliti bagi dosen Sejarah dan Ilmu-ilmu Sosial sesuai dengan  bidangnya masing-masing.
2.3   Struktur Organisasi
      Struktur Organisasi Kandepag Universitas Negeri Medan mengacu pada keputusan kementrian pendidikan dan kebudayaan Nomor 472, tahun 2003. Universitas Negeri Medan termasuk dalam struktur organisasi tipologi III/a. terdiri dari, satu orang kepala kantor, satu orang sub bagian tata usaha, 3 orang kepala seksi dan 1 penyelenggara. (struktur lengkap dapat dilihat pada lampiran). Pengaturan Struktur organisasi Universitas Negeri Medan ini adalah  berdasarkan tipologi yang didasarkan atas luas wilayah, jumlah penduduk.
2.4   Jenis dan Jumlah Pegawai Negeri sipil

Pegawai Universitas Negeri Medan ditempatkan pada 3 jenis satuan kerja yaitu : satuan kerja Jurusan, satuan kerja Fakultas dan satuan kerja Universitas itu sendiri
Dari ketiga satuan kerja ini, Pegawai Negeri Sipil yang berada dalam wilayah kerja Universitas Negeri Medan dapat dikelompokkan pada  3 jenis pegawai yaitu :
2.4.1          Pegawai Struktural.

Pegawai struktural adalah Pegawai Negeri Sipil yang yang diangkat dalam jabatan tertentu dalam struktur organisasi.
2.4.2          Pegawai fungsional umum

Pegawai fungsional umum adalah pegawai pada Universitas Negeri Medan yang diangkat dan diberitugas sesuai fungsinya pada unit-unit kerja yang ada pada Universitas Negeri Medan, pegawai ini kebiasaanya sering disebut dengan istilah staf. Diantara pegawai tersebut adalah : Pelaksana kepegawaian, Pelaksana pada zawa,  Pelaksana pada seksi Mapenda dll.           
2.4.3          Pegawai Fungsional Tertentu

Pada Universitas Negeri Medan terdapat juga pns yang diangkat dalam jabatan fungsional tertentu.
Dari ke 3 Jenis Pegawai ini kewenangan dan batasan kerjanyapun bermacam-macam begitu juga dengan hak dan kewajibannya yang semua telah diatur dalam Undang-undang nomor 43 tahun 1999 jonto UU nomor 8 tahun 1974, tentang Pokok-pokok kepegawaian.
Jumlah keseluruhan Pegawai dalam lingkungan Universitas Negeri Medan sesuai dengan data statistik yang dikeluarkan pada bidang kepegawaian tahun 2012  berjumlah 316 Orang, terdiri dari:
v  Pegawai Laki laki    : 105 Orang
v  Pegawai Perempuan :211 Orang
Dari 316 orang ini 283 Orang pegawai Negeri yang terdapat Universitas Negeri Medan ditingkat dalam profesi dosen, dan hanya 33 Orang yang diangkat menjadi pegawai Administrasi.
BAB III
LANDASAN TEORI
3.1 Komputer dan Bahasa Pemograman
            Komputer adalah alat yang dipakai untuk mengolah data menurut prosedur yang telah dirumuskan. Kata computer semula dipergunakan untuk menggambarkan orang yang pekerjaannya melakukan perhitungan aritmatika, dengan atau tanpa alat bantu, tetapi arti kata ini kemudian dipindahkan kepada mesin itu sendiri. Asal mulanya, pengolahan informasi hampir ekslusif berhubungan dengan masalah aritmatika, tetapi komputer modern dipakai utuk banyak tugas yang tidak berhubungan dengan matematika.
            Dalam arti seperti itu terdapat alat seperti slide rule, jenis kalkulator mekanik mulai dari abakus dan seterusnya, sampai semua komputer elektronik yang kontemporer. Istilah lebih baik yang cock untuk arti luas seperti “komputer” adalah “yang mengolah informasi” atau “sistem pengolah informasi”.
            Sedangkan bahasa yang digunakan untuk membuat program tersebut disebut bahasa pemograman atau sering diistilahkan juga dengan bahasa komputer atau bahasa pemograman komputer, adalah instruksi standar untuk memerintah komputer. Bahasa pemograman ini merupakan suatu himpunan dari sintaks dan semantik yang dipakai untuk mendefinisikan program komputer.
            Menurut tingkat kedekatanya dengan mesin komputer, bahsa pemograman terdiri dari :
1.     Bahasa Mesin
2.     Bahasa Tingkat Rendah,
3.     Bahasa Tingkat Menengah,
4.     Bahasa Tingkat Tinggi,
3.2 Pengertian Sistem
Sistem berasal dari bahasa Latin (systēma) dan bahasa Yunani (sustēma) adalah suatu kesatuan yang terdiri komponen atau elemen yang dihubungkan bersama untuk memudahkan aliran informasi, materi atau energi untuk mencapai suatu tujuan. Istilah ini sering dipergunakan untuk menggambarkan suatu set entitas yang berinteraksi, di mana suatu model matematika seringkali bisa dibuat.
3.2.1     Karakteristik Sistem


a. Komponen
Elemen-elemen yang lebih kecil yang disebut sub sistem, misalkan sistem komputer terdiri dari sub sistem perangkat keras, perangkat lunak dan manusia.
Elemen-elemen yang lebih besar yang disebut supra sistem. Misalkan bila perangkat keras adalah sistem yang memiliki sub sistem CPU, perangkat I/O dan memori, maka supra sistem perangkat keras adalah sistem komputer.
b. Boundary (Batasan Sistem)
Batas sistem merupakan daerah yang membatasi antara suatu sistem dengan sistem yang lainnya atau dengan lingkungan luarnya. Batas sistem ini memungkinkan suatu sistem dipandang sebagai suatu kesatuan. Batas suatu sistem menunjukkan ruang lingkup dari sistem tersebut.
c. Environment (lingkungan Luar Sistem)
Lingkungan dari sistem adalah apapun di luar batas dari sistem yang mempengaruhi operasi sistem. Lingkungan luar sistem dapat bersifat menguntungkan dan dapat juga bersifat merugikan sistem tersebut. lingkungan luar yang mengutungkan merupakan energi dari sistem dan dengan demikian harus tetap dijaga dan dipelihara. Sedang lingkungan luar yang merugikan harus ditahan dan dikendalikan, kalau tidak akan mengganggu kelangsungan hidup dari sistem.
d. Interface (Penghubung Sistem)
Penghubung merupakan media perantara antar sub sistem. Melalui penghubung ini memungkinkan sumber-sumber daya mengalir dari satu subsistem ke subsistem lainnya. Output dari satu sub sistem akan menjadi input untuk subsistem yang lainnya dengan melalui penghubung. Dengan penghubung satu subsistem dapat berinteraksi dengan sub sistem yang lainnya membentuk satu kesatuan.
e. Input (Masukan)
Masukan adalah energi yang dimasukkan ke dalam sistem. Masukan dapat berupa maintenance input dan sinyal input. Maintenance input adalah energi yang dimasukkan supaya sistem tersebut dapat beroperasi. Sinyal input adalah energi yang diproses untuk didapatkan keluaran.
f. Output (Keluaran)
Keluaran adalah hasil dari energi yang diolah dan diklasifikasikan menjadi keluaran yang berguna dan sisa pembuangan. Keluaran dapat merupakan masukan untuk subsistem yang lain atau kepada supra sistem.
g. Proses (Pengolahan Sistem)
Suatu sistem dapat mempunyai suatu bagian pengolah atau sistem itu sendiri sebagai pengolahnya. Pengolah yang akan merubah masukan menjadi keluaran. Suatu sistem produksi akan mengolah masukan berupa bahan baku dan bahan-bahan yang lain menjadi keluaran berupa barang jadi.
h. Objective and Goal (Sasaran dan Tujuan Sistem)
Suatu sistem pasti mempunyai tujuan atau sasaran. Kalau suatu sistem tidak mempunyai sasaran, maka operasi sistem tidak akan ada gunanya. Sasaran dari sistem sangat menentukan sekali masukan yang dibutuhkan sistem dan keluaran yang akan dihasilkan sistem. Suatu sistem dikatakan berhasil bila mengenai sasaran atau tujuannya.
3.2.2     Klasifikasi Sistem
a. Sistem Abstrak dan Sistem Fisik
Sistem abstrak (abstract system) adalah sistem yang berisi gagasan atau konsep, misalnya sistem teologi yang berisi gagasan tentang hubungan manusia dan tuhan. Sedangkan sistem fisik (physical system) adalah sistem yang secara fisik dapat dilihat, misalnya sistem komputer, sistem sekolah, sistem akuntansi dan sistem transportasi.
b.Sistem Deterministik dan Sistem Probabilistik
Sistem deterministik (deterministic system) adalah suatu sistem yang operasinya dapat diprediksi secara tepat, misalnya sistem komputer. Sedangkan sistem probabilistik (probabilistic system) adalah sistem yang tak dapat diramal dengan pasti karena mengandung unsur probabilitas, misalnya sistem arisan dan sistem sediaan, kebutuhan rata-rata dan waktu untuk memulihkan jumlah sediaan dapat ditentukan tetapi nilai yang tepat sesaat tidak dapat ditentukan dengan pasti.
c. Sistem Tertutup dan Sistem Terbuka
Sistem tertutup (closed system) adalah sistem yang tidak bertukar materi, informasi, atau energi dengan lingkungan, dengan kata lain sistem ini tidak berinteraksi dan tidak dipengaruhi oleh lingkungan, misalnya reaksi kimia dalam tabung yang terisolasi. Sedangkan sistem terbuka (open system) adalah sistem yang berhubungan dengan lingkungan dan dipengaruhi oleh lingkungan, misalnya sistem perusahaan dagang.
d. Sistem Alamiah dan Sistem Buatan Manusia
Sistem Alamiah (natural system) adalah sistem yang terjadi karena alam, misalnya sistem tata surya. Sedangkan sistem buatan manusia (human made system) adalah sistem yang dibuat oleh manusia,misalnya sistem komputer.
e. Sistem Sederhana dan Sistem Kompleks
Berdasarkan tingkat kerumitannya, sistem dibedakan menjadi sistem sederhana (misalnya sepeda) dan sistem kompleks (misalnya otak manusia).
3.3 Pengertian informasi
Informasi adalah hasil pengolahan data yang diperoleh dari setiap elemen sistem menjadi bentuk yang mudah dipahami oleh penerimanya dan informasi ini menggambarkan kejadian-kejadian nyata untuk menambah pemahamannya terhadap fakta-fakta yang ada, sehingga dapat digunakan untuk pengambilan suatu keputusan. Sumber informasi adalah data. Data adalah kenyataan yang menggambarkan kejadian-kejadian dan kesatuan yang nyata (Tata Sutabri, 2004).
Kualitas dari suatu informasi tergantung dari 3 (tiga) hal yaitu :
1.      Akurat (accurate)
2.      Tepat waktu (timelines)
3.      Relevan (relevance)
3.4 Pengertian Sistem Informasi
Sistem informasi adalah suatu sistem di dalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian yang mendukung fungsi operasi organisasi yang bersifat manajerial dengan kegiatan strategi dari suatu organisasi untuk dapat menyediakan kepada pihak luar tertentu dengan laporan-laporan yang diperlukan (Tata Sutabri, 2004).
Beberapa komponen sistem informasi dapat diklasifikasikan sebagai :
1. Perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software) yang berfungsi sebagai mesin.
2.  Manusia (people) dan prosedur (procedures) yang merupakan manusia dan tata        cara menggunakan mesin.
      3. Data merupakan jembatan penghubung antara manusia dan mesin agar terjadi suatu proses pengolahan data.
3.5 Metode Analisa dan Perancangan UML (Unified Manipulation Language)
3.5.1     Use Case Diagram
Use-case diagram merupakan model diagram UML yang digunakan untuk menggambarkan requirement fungsional yang diharapkan dari sebuah sistem. Use-case diagram menekankan pada “siapa” melakukan “apa” dalam lingkungan sistem perangkat lunak akan dibangun. Use-case diagram sebenarnya terdiri dari dua bagian besar; yang pertama adalah use case diagram (termasuk gambar use case dependencies) dan use case description.
3.5.2     Diagram aktifitas
Activity diagrams menggambarkan berbagai alir aktivitas dalam sistem yang sedang dirancang, bagaimana masing-masing alir berawal, decision yang mungkin terjadi, dan bagaimana mereka berakhir. Activity diagram juga dapat menggambarkan proses paralel yang mungkin terjadi pada beberapa eksekusi. Activity diagram merupakan state diagram khusus, di mana sebagian besar state adalah action dan sebagian besar transisi di-trigger oleh selesainya state sebelumnya (internal processing)

3.5.3     Diagram Kelas
Class diagram digunakan untuk menampilkan kelas-kelas dan paket-paket di dalam system. Class diagram memberikan gambaran system secara statis dan relasi antar mereka. Biasanya, dibua beberapa class diagram untuk system tunggal. Beberapa diagram akan menampilkan subset dari kelas-kelas dan relasinya. Dapat dibuat beberapa diagram sesuai dengan yang diinginkan untuk mendapatkan gambaran lengkap terhadap system yang dibangun.
Class diagram adalah alat perancangan terbaik untuk tim pengembang. Diagram tersebut membantu pengembang mendapatkan struktur system sebelum kode ditulis, dan membantu untuk memastikan bahwa system adalah desain terbaik.

BAB IV
ANALISA DAN PERANCANGAN
4.1 Analisa Sistem Lama
            Sejauh ini fakultas ilmu sosial Unimed sudah menggunakan media komputer sebagai alaat bantu dalam menyelesaikan tugas administrasi untuk mengolah data, termasuk didalamnya proses kegiatan pendataan, akan tetapi sistem komputerisasi yang digunakan masih bersifat manual. Oleh karena itu sistem informasi pendataan dosen Fakultas Ilmu Sosial Unimed ini sangat membantu sistem kerja pendataan tersebut.
4.2 Analisa Sistem Baru
            Agar dosen Fakultas Ilmu Sosial Unimed dapat meningkatkan kinerjanya dalam mendata dosen, maka dibutuhkan sistem informasi yang tepat agar dapat menjadikan sistem kerja yang lebih terstruktur. Sistem informasi ini sangat penting karena data dosen sangat diperlukan dalam mendata gaji, tunjangan dan lain sebagainya
            Pembuatan sistem informasi ini harus dilakukan dengan efektif dan efisien.Oleh karena itu diperlukan lagkah-langkah untuk membuat sistem informasi pendataan dosen yang efektif dan efisien yaitu menganalisa sistem, melalui wawancara dengan tujuan mendapatkan informasi tentang mekanisme pendataan, kemudian mendasain sistem meliputi merancang use case diagra, diagram aktifitas dan kelas diagram.
BAB V

PENUTUP

5.1 Kesimpulan
            Berdasarkan uraian dan pembahasan yang dilakukan, maka penulis dapat mengemukakan beberapa kesimpulan dari pelaksanaan Kerja Praktek Lapangan ini, diantaranya:
1.     System kerja computer dapat mengakses data dengan mudah, seperti mencari data, mengedit, menghapus dan mengolah data.
2.     Untuk mengimbangi perkembangan tersebut harus dipersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai sehingga benar benar dapat memanfaatkan jasa komputer tersebut dalam kegiatan sehari hari sehingga kehadiran computer tersebut dapat dikatakan sangat bermanfaat bagi kemajuan teknologi.
5.2 Saran
            Berdasarkan kesimpulan yang penulis kemukakan diatas, maka penulis mencoba memberikan saran-saran yang mungkin dapat bermanfaat bagi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Medan pada masa yang akan datang. Adapun saran yang dapat penulisan berikan adalah sebagian berikut :
1.     Dalam pendesainnya agar lebih menarik lagi, sehingga orang-orang lebih tertarik lagi untuk mengunjungi Sistem Informasi ini.
2.     Perlu adanya pembinaan tenaga kerja yang terampilan dalam pengolahan Sistem Informasi sesuai dengan kemajuan teknologi yang semakin berkembang.
3.     Informasi yang ditampilkan harus selalu di perbaharui lagi setiap waktu.
4.     Perlu perluasan halaman supaya tidak sulit mencari informasi yang dibutuhkan.

DAFTAR PUSTAKA
Rahimawati. 2013. Riwayat singkat unimed, http://unimed.ac.id/riwayat-singkat-universitas-negeri-medan.html, (diakses 15 Oktober 2013)












0 komentar: