RSS

Muhasabah Diri

 

_MUHASABAH DIRI_


Dalam beberapa bulan ini banyak sekali pelajaran hidup yang bisa diambil hikmahnya,

Disaat diri merasa paling MENDERITA disaat itu pula Allah tunjuki kalau bukan kau saja yang sakit..

1. Disaat ada yang ingin menikah sudah siap secara mental dan materi tapi terhalang restu (mungkin Allah masih ingin mereka saling memantaskan diri karena perkara menikah bukan hanya soal cinta dan hidup bersama)

2. Bertahun2 menikah tapi belum memiliki keturunan (mungkin Allah masih ingin mereka belajar ilmu parenting krn pnya anak juga harus ada ilmu bukan melulu ttg harus pnya keturunan)

3. Pasangan yg bertahun2 menikah diuji dengan salah satu pasangan sakit (mungkin Allah ingin melihat sekuat apa cinta mereka dan seikhlas apa mereka merawat pasangannya)

4. Menikah kemudian bercerai dgn beragam alasan seperti : selingkuh, kdrt, tidak memberi nafkah dan terbaru ada yang minta cerai krn emang sudah "tabiat" atau alasan ga ikhlas melayani pasangan. (Mungkin ini cara Allah agar menikah didasari cinta padaNya juga, krn menikah adalah ibadah terpanjang bukan hanya bahagia tapi semua permasalahan akan dimulai dr menikah)

5. Ada yang tunangan tapi batal (mungkin ini cara Allah menyelamatkan kita dari pasangan yang salah).

6. Ada yang menikah punya suami baik dan mertua baik tapi dikasi Allah cobaan penyakit setelah menikah (mungkin Allah ingin lebih mendewasakan mereka berdua dgn sakit yang diberi).

Dan masih banyak permasalah2an diluar sana yang sama beratnya atau bahkan lebih berat,

Ke6 poin diatas adalah hal yang benar2 dilihat oleh saya sendiri..

Allah memberi masalah bukan tanpa solusi tapi Allah hanya ingin kita lebih bergantung padaNya dan menangis didalam sujudmu, mungkin selama ini kita terlalu bahagia hingga sering menomor 2 kan Nya..

Wallahu'alam

Awal Pertemuan

 Bingung mau mulai dari mana,

Aku hanya mencintai 1 lelaki selama 6 tahun ini..

Dimulai dari pertemuan ditahun 2014, ketika pertama kali bertemu aku jatuh hati melihat senyum manisnya..

Dia sesosok lelaki yang dimata ku terlalu manis..

Dia lelaki yang dari awal tak mampu ku jangkau karena terlalu sempurna untuk ku..

Bukan fisiknya yang hanya tampan menurutku, tapi akhlaknya yang membuatku jatuh hati terlalu dalam..

Aku tau aku salah jatuh hati pada pria yang bukan hakku..

Aku mencoba memendam sendiri, 

Kebetulan dia mahasiswa yang mau ngekos di kosan kami, karena kosan kami juga ada tempat khusus kos cowo..

Setiap hari ketemu dan memulai berbicara, makin hari makin dekat..

Makin suka pastinyaa,

Dia 1tingkat dibawah ku, dia juga teman dekat sahabat lelakiku..

Semakin ku kenal dia semakin aku jatuh hati padanya,

Dia lelaki lemah lembut, pemalu dan sederhana serta yang buat aku semakin suka karena dia muazin di mushala depan kos, aku bangga dengan pemuda yang hatinya tertaut pada Rabb nya..

Pernah suatu hari kami keluar ramai2 sama temen2 kos dan kebetulan aku dibonceng olehnya, aku berbisik dalam hati bertanya pada Rabb ku, Ya Allah pantaskah aku bersama nya? Aku wanita yg penuh dosa dengan dia lelaki polos dan sholeh ?

Aku terlalu rendah diri untuk bisa bersama dengannyaa, tapi ternyata makin lama kami makin deket dan tiba dititik kedekatan kami bukan sebagai kakak adik lagi, ada rasa cemburu dihati..

Dia yang gak pulang selama bulan Ramadhan krn menemani aku konsul skripsi sama dosen membuat aku semakin sayang bukan sebagai kakak ke adik tapi wanita ke lelaki...


Bersambung...