RSS

hidup

yang namanya hidup pasti ada suka maupun duka,
tinggal bagaimana kita memisahkan keduanya..
susah sih yah tapi harus bisa, walaupu aku sendiri tak mampu menahan rasa duka dengan mudah karena pasti selalu ada air mata yang dikuras.
tapi ketika masa dimana titik terlemah aku muncul disaat itulah peran Allah dan orang tua yang paling terlihat,, keduanya mampu membuat semua masalah itu terlihat mudah.
tiada sahabat yang mampu memberikan kekuatan seperti Allah dan ayah.
malah terkadang sahabat bukan sebagai jalan keluar untuk menceritakan masalah kita tapi malah menambah masalah.
jadi coba untuk ceritakan yang memang bisa dijadikan konsumsi bersama dan pisahkan yang hanya bisa jadi konsumsi pribadi.
ini blog pribadiku, dan aku akan menulis semua yang aku anggap layak aku tulis.
walau pasti banyak diluar sana yang menganggap blog ini tidak bermanfaat tapi ini cukup penting untukku dimana aku bisa mencurahkan apa yang ada dihati ini, walaupun tak semua tapi kurasa ini cukup buat aku puas.

yohyoh

*mau punya 7 anak
*entar aku kenalin ke mama yah
*makin rajin shalat yah biar aku makin sayang kamu
*entar aku mau jadi pengusaha ternak & kamu kuliner
*aku sayang kamu karena Allah
*aku sayang banget sama kamu jaga hati aku ya
*entar kamu kerja ditempat oom aku aj
*entar aku cariin kos buat kamu dan aku juga rencana ngekos biar gg capek banget pergi kerjanya
*inshaAllah aku maunya kamu jodoh aku
*besok jangan lupa puasa ya
*entar malam kita tahajud bareng ya
*semoga cepet selesai kuliah ya biar kamu kesini
*kalau tahun depan aku ajak kamu nikah kamu mau gak?
*kamu cocok banget kalo pake hijab dan baju warna coklat, cakep deh
blablabla

dan kali ini aku terjatuh ke 2 kalinya kedalam lubang yang sama dan tentunya dengan 2 lelaki yang jauh banget umurnya dari aku .
yang pertama 2 tahun pacaran dengan pria beda usia 11 tahun, lelaki super baik dan karena jarak usia yang begitu jauh sehingga membuat kami harus berpisah dan ke 2 dengan pria yang ternyata beda 8 tahun yang masih abstrak dan berfikir dialah jodohku karena nyaman banget komunikasi sama dia karena tak ada obrolan yang tidak bermanfaat dan aku benar aku jatuh cinta karena Allah, namun sayang sungguh sayang, Allah tak mengizinkan aku terus mencintainya karenaNya karena ia menutup banyak sekali kebohongan, Dan sungguh besar kuasa Allah sedikit demi sedikit bangkai itu tercium, lelaki yang kupercaya mampu menjaga hati ku karena Allah akan menjaganya ternyata ia masih terbuai oleh masalalunya. Ternyata benar yang dekat mampu mengalahkan yang jauh, yang memeluk tubuhnya mampu mengalahkan yang hanya memeluknya dari doa, yang hanya memberi ucapan kalah sama yang selalu mendatangi, tapi yah jujur aku terlanjur menyukainya dan walaupun perasaan  itu kini sirna seiring berjalannya waktu.
ya benar Allah selalu memberikan orang yang salah sebelum memberikan yang benar dan suatu saat akan jauh lebih indah Suami pilihan Allah akan dikirim buat aku.
Jodoh pasti bertemu itu sih kata Afgan dalam lagunya ~
siapapun itu dan dimanapun itu, dialah yang terbaik.
toh aku masih muda untuk memikirkan pernikahan, karena aku harus menyelesaikan studi S1 ku tahun ini dan segera menyandang gelar ST dan memakai toga.
after that S2 I'm coming inshaAllah.

Gadis bungsu

kali ini ku ingin menceritakan perjalanan hidupku selama menempuh pendidikan Srata 1 disalah satu kampus negri ternama di Lhokseumawe yaitu Universitas Malikussaleh.
dan alhamdulillah saat ini aku sudah mulai memasuki semester 8, semester akhir .
jika flashback kebeberapa tahun yang lalu awal pertama aku ingin melanjutkan kuliah.
penuh perjuangan keringat dan air mata.
modal kepintaran akademik yang pas-pasan aku mencoba mengikuti tes beasiswa bidikmisi jalur SNMPTN Tertulis (sekarang SBMPTN), mengikuti ujian tersebut bermodalkan doa Ayah karena mama meninggal ketika aku masuk kelas 3 SMA tahun 2010 .
dan anugerah yang luar biasa ketika pengumuman aku lulus diPTN Universitas Malikussaleh .
aku bahagia banget karena Allah memudahkan segala urusan aku, dan yang terpenting aku dibiayai pemerintah melalui DIKTI selamat 8 semester atau 4 tahun. Mengingat ayah sudah tua jadi rasanya tak ingin menyusahkan beliau dengan biaya kuliah yang begitu mahal. Sangat-sangat bersyukur karena aku mampu melanjutkan pendidikan tanpa membebani keuangan orang tua dan aku akan buktikan pada mereka bahwa aku mampu berdiri dikaki ku sendiri menatap masa depan yang cerah dan juga dengan dukungan Dosen terbaikku aku akan melanjutkan studyku ke Srata 2 dan menjadi dosen seperti keinginan beliau InshaAllah .


Universitas Indonesia I will be there !!!
please wait me :)